TEORI EVOLUSI DARWIN

Standard

Teori Evolusi Darwin

Oleh : Ulfa Desi Nawansari

Sebelum saya membahas tentang teori evolusi Darwin, terlebih dahulu kita tinjau pengertian dari kata evolusi. Evolusi adalah proses perubahan makhluk hidup yang berlangsung dari generasi ke generasi dengan sangat lambat dan lama dari bentuk sederhana menjadi bentuk yang kompleks.

Orang yang pertama kali menemuka teori evolusi bukanlah Charles Darwin, sebelumnya telah ada tokoh-tokoh yang pernah mengemukakan teori evolusi seperti: Buffon, Lamarck, Alferd R, Wallace, namun dalam mengemukakan teorinya Darwin menyatakan fakta-fakta dengan sistematis maka Darwin dikenal sebagai Bapak Evolusi.

Teori Darwin diawali dengan perjalanan panjang dengan mengelilingi lautan dengan tujuan kepulauan Galapagos kurang lebih 900 km dari pantai barat Ekuador atas ajakan seoranng ahli Botani bernama Henslow dengan menggunakan kapal H. M. S. Beagel. Galapagos adalah kepulauan yang terletak di Ekuador , amerika Selatan yang tanahnya berasal dari batu-batuan gunung berapi, pantai-pantainya yang curam mempunyai tebing-tebing  terdiri atas tanah-tanah larva yang berwarna kelabu, sedangkan pantai yang landai ditumbuhi oleh kaktus dan semak yang berduri. Dataran tingginya mempunyai tanah berwarna hitam dan udara lembab serta penuh dengan pepohonan yang tinggi. Dari keadaan tanahnya dapat disimpulkan bahwa pulau ini tidak pernah berhubungan dengan daratan AS.

Dalam pengamatannya Darwin menemukan tidak kurang dari 85 macam jenis ada di kepulauan tersebut. Burung frinch (Fringillidae) sangan menarik bagi Darwin karena burung ini sangat beraneka ragam, dengan ukuran dan bentuk paruh yang berbeda.

1.      Teori Darwin Tentang Seleksi Alam

Ajaran Darwin tentang evolusi  didasarkan atas pokok-pokok pikiran sebagai berikut :

  • Tidak ada dua individu yang sama

Perbedaan antara dua individu selalu tampak walaupun keduanya tergolong dalam satu spesies. Darwin berpendapat bahwa sifat makhluk hidup berfariasi diwariskan keada keturunannya.

  1. Setiap populasi berkecenderungan untuk bertambah banyak. Hal ini disebabkan karena makhluk hidup mempunyai kemampua untuk berkembang biak.
  2. Untuk berkembang biak perlu adanya makanan dan ruangan yang cukup.
  3. Kenyataan menunjukkan bahwa bertambanya populasi tidak berjalan terus-menerus.

Pokok-pokok inilah kemudia menjadi landasan lahirnya teori Darwin sebagaimana yang terkenal dalam bukunya yang berjudul “the origin of the species by means of natural selection” (timbulnya spesies karena seleksi alam), yang terbit pada tanggal 24 November 1859. Dua teori pokoknya adalah sebagai berikut :

  1.  Spesies yang hidup sekarang ini berasal dari spesies yang hidup di masa silam,
  2. Evolusi terjadi karena seleksi alam yang kemudian dikenal dengan teori seleksi alam.

2.      Adaptasi dan Seleksi Alam

Teori Darwin tentang seleksi alam dapat diperlihatkan pada kehidupan kupu-kupu Biston Betularia di Inggris, sebelum dan sesudah revolusi industry.

  1. Sebelum revolusi industry

Populasi kupu-kupu Biston betularia yang berwarna cerah lebih banyak daripada yang  berwarna gelap.

2. Selama revolusi industry

Populasi kupu-kupu Biston betularia berwarna gelap lebih banyak daripada yang berwarna cerah.

Hal tersebut disebabkan karena selama industrialisasi kupu-kupu yang berwarna gelap memiliki kemampuan menyesuaika diri yang lebih baik dengan keadaan batang-batang pohon yang makin banyak tertutup oleh jelaga, sehingga kemungkinan dimangsa oleh predator lebih kecil dibandingkan dengan kupu-kupu berwarna cerah.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s